Resensi Buku
Judul Buku :
The ABC Murders
Penulis : Agatha Christie
Penerbit : PT Gramedia Pustaka
Tebal : 320 halaman
Poirot mendapat surat dari orang gila. Kepolisian tentu menganggap hal itu
sebuah lelucon saja, tapi Poirot tidak berpikir demikian. Dan benar saja,
seperti yang ditulis di dalam surat, Nyonya Alice Ascher, pemilik toko tembakau
di Andover ditemukan tewas. Mengabaikan surat dari ABC, tuduhan tentu akan
jatuh kepada Franz Ascher, suami korban tetapi Poirot melihat dengan jelas
bahwa bukan Franz pelakunya. Pembunuhan yang metodis itu sangat tidak cocok
dengan Franz yang pemabuk dan asal-asalan walaupun Franz sendiri berkali-kali
bersumpah akan menghabisi istrinya sendiri. Kemudian ditemukanlah buku panduan
kereta api ABC di TKP, seolah ABC menandatangani pembunuhan tersebut.
Surat dan kematian lainnya
menyusul. Dan lagi-lagi benar seperti apa yang ditulis di surat. Betty Barnard
di Bexhill dan juga Sir Chamichael Clarke di Churston dua-duanya ditemukan
dalam keadaan tidak bernyawa. Dengan kasus seperti ini Inggris sedang
dihadapkan dengan teror pembunuh berdarah dingin dengan obsesinya terhadap
urutan abjad yang sedang berkeliaran di luar sana. Tapi si pembunuh telah
melakukan kesalahan yang besar. Dia berani menantang Hercule Poirot untuk
membuka kedoknya…